Lukas 10:38-42
Benarkah saya sudah mendengar ?
Natal merupakan salah satu perayaan Kristen yang biasa diselenggarakan secara besar-besaran. Dalam menyambut Natal ini tentunya setiap gereja berupaya menghiasi setiap ruangan dengan begitu rupa. Banyak sekali yang sangat sibuk dengan hal ini. Bahkan gereja-gereja mengeluarkan banyak biaya untuk membuat ruangan menjadi terlihat sangat indah dan mewah. lebih dari itu gereja tentunya menyiapkan konsumsi dengan berbagai macam jenis makananan yang mahal.
setiap orang yang diberikan tanggung jawab ini pasti sangat sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Bagian dekorasi sibuk dengan properti-properti yang dibuat, bagian konsumsi sibuk dengan makanan yang dimasaknya, bagian sound sistem sibuk dengan cara mengatur musik-musik yang akan dipakai.
antusiasme dalam menyiapkan berbagai macam kebutuhan natal seperti di atas sangat baik. Sebagai orang yang sudah ditebus tentunya sudah seharusnya bersyukur dan memberikan yang terbaik secara khusus dalam menyambut Natal yang merupakan hari kelahiran Yesus Kristus sang Juru Selamat kita.
Namun ironisnya, ketika perayaan sudah dimulai, puji-pujian dinyanyikan dan firman Allah disampaikan masih ada beberapa yang masih sibuk di belakang untuk menyiapkan segala sesuatunya untuk tamu undangan yang datang. Biasanya hal ini terjadi pada orang-orang yang mendapat tanggung jawab di dapur/bagian konsumsi. Dengan begitu sibuknya mereka tidak peduli dengan FIRMAN TUHAN yang disampaikan. jika ditanya apakah tidak bisa berhenti sebentar dan mendengarkan FIRMAN TUHAN terlebih dahulu ? maka jawab mereka "apa yang kami lakukan ini juga benar sebab kami melayani Tuhan dengan menyiapkan segala sesuatunya untuk tamu-tamu yang datang". Jawaban tersebut sepertinya terdengar sangat logis. namun mari kita perhatikan dengan baik dan perhatikan apa yang dikatakan oleh Tuhan Yesus pada Marta.
Lukas 10:41-42 (TB)
41 Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,
42 tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."
Perkataan Yesus ini dilatarbelakangi oleh pernyataan Marta yang ingin agar Yesus menyuruh Maria yang adalah saudaranya sendiri membantunya menyiapkan makanan atau sejenisnya untuk Yesus yang bertamu dirumah mereka (Marta dan Maria). Apa yang dilakukan Marta sepertinya sangat baik karena dilakukan untuk menghargai tamunya. Namun apa yang dikatakan oleh Yesus kepada Marta. Dengan jelas ayat tersebut menyatakan bahwa Marta telah menyusahkan diri dengan banyak perkara dan apa yang dilakukan bukanlah yang terbaik. Sebaliknya, Maria yang terlihat santai dan tidak mempedulikan apa yang akan disiapkan untuk Yesus malah dikatakan "memilih bagian yang terbaik".
Seringkali pandangan manusia berbeda dengan pandangan Allah. apa yang terlihat baik oleh manusia seringkali dianggap tidak baik oleh Allah. inilah yang dialami oleh Marta. Marta sebenarnya memiliki motivasi yang baik yaitu melayani Yesus, namun sayangnya Marta telah mengabaikan hal yang bagi Yesus lebih penting daripada menyiapkan yang lain yaitu "MENDDENGARKAN FIRMAN ALLAH".
Yesus datang dengan tujuan ingin menyampaikan kabar baik tentang Kerajaan Sorga. Yesus berkunjung ke rumah Maria dan Marta oleh karena Yesus peduli dengan mereka. Namun ketika Yesus berada di rumah mereka dan berbicara banyak hal tentang Kerajaan Sorga hanya Maria yang mendengarkan-Nya sedangkan Marta tidak peduli dengan hal itu.
mendengarkan adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan umat Kristen. Yesus datang ke dunia untuk menyatakan firman Allah. kita semua perlu untuk mendengarkan firman Tuhan. firman Tuhan menanti, mencari, menunggu dan akan memilih orang-orang yang sungguh-sungguh mendengar-Nya. dalam memahami hal ini rasul Paulus menjelaskan serta menegaskan kepada kita semua dalam suratnya kepada jemaat di Roma bahwa melalui pendengaran Iman itu timbul.
Roma 10:17 (TB) Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
Dari sini kita tahu bahwa kita dipanggil bukan hanya untuk menyampaikan Injil dan mengajarkannya kepada mereka yang membutuhkannya melainkan juga untuk mendengar. Justru tanpa mendengarkan terlebih dahulu maka sangat mustahil bagi kita untuk bisa menyampaikan Injil itu dengan benar. Orang yang sungguh-sungguh mendengar adalah orang yang mau mengerti dan merenungkan firman Tuhan dengan baik dan menjalaninya dengan penuh kesetiaan. itu sebabnya Yesus memuji Maria dan mengatakan bahwa Maria memilih bagian yang terbaik oleh sebab Maria mau duduk di bawah kaki Yesus untuk mendengarkan firman Tuhan yang disampaikan-Nya.
Jika kita kembali kepada persoalan sebelumnya maka kita tentu sudah tahu di mana letak kesalahan yang sudah dilakukan oleh banyak orang yang terlalu sibuk itu. Oleh karenanya sesibuk apapun persiapan kita dalam menyambut natal ini jangan sampai kita tidak menyediakan waktu kita untuk mendengarkan firman Tuhan. Hal ini bukan berarti menganjurkan kepada kita semua untuk tidak perlu menyiapkan segala sesuatunya dan memperhatikan tamu undangan. Kita harus bisa membedakan mana yang prioritas dan mana yang bukan dan mana yang harus didahulukan.
Jika Ibadah perayaan sudah dimulai sudah seharusnya setiap kita ambil waktu untuk turut serta dalam ibadah tersebut, memuji dan mendengarkan firman Tuhan. Baru setelah selesai kita dapat kembali untuk melakukan apa yang sudah dipercayakan kepada kita. Hal ini akan jauh lebih baik daripada menyiapkan segala sesuatu yang ada namun kita sendiri kehilangan sesuatu yang paling berharga yaitu "firman Allah".
jadi., Benarkah saya sudah mendengar ?????????
By: Gabriel A
Tidak ada komentar:
Posting Komentar