
Allah itu baik. Apakah benar Allah itu baik ? jika memang Allah itu baik mengapa banyak terjadi kejahatan di dunia ini ?
Apakah buktinya ? Realitanya adalah ketika kita melihat berita, baik melalui TV maupun mendengar radio maka kita bisa mengetahui bahwa setiap hari terdapat berita tentang kejahatan manusia. Kejahatan ini dapat berupa pembunuhan, pencurian, pelecehan seksual, kenakalan remaja dan masih ada banyak tindakan kejahatan yang lainnya.
Mengapa ada kemiskinan, kelaparan, ketelanjangan, penganiayaan terjadi ?
Apakah Allah tidak mengetahui hal ini ? jika Allah tahu, mengapa Allah mengizinkan hal ini tetap terjadi di dunia ini dan tidak langsung melenyapkan kejahatan-kejahatan tersebut sehingga tidak ada lagi kejahatan ? dengan demikian kita dapat menyimpulkan bahwa Allah itu suka dengan kejahatan bukan ? lalu bagaimana dengan pernyataan bahwa Allah itu baik ? dimanakah kebaikan Allah ? apakah Allah yang baik itu suka kejahatan ?
ALLAH TIDAK SUKA DENGAN KEJAHATAN
Jika memang Allah itu baik mengapa semuanya itu (kejahatan) harus terjadi ?
Allah itu baik dan Allah yang baik itu tidak suka dengan kejahatan. Kejahatan muncul akibat dari perbuatan manusia itu sendiri. jadi bukan Allah yang menciptakan kejahatan.
Pada dasarnya Allah itu baik (karakter, karya, tujuan, pemeliharaan dll). ketika Allah menciptakan manusia, Allah telah memberikan kehendak bebas (free will) kepada manusia,
Kejadian 2:16-17 16 Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, 17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."
Dari ayat di atas setidaknya kita dapat menemukan 3 hal penting yaitu: Kehendak Allah, kehendak manusia, dan ketetapan Allah.
Ketika Allah menetapkan manusia untuk memakan semua buah dalam pohon dalam taman itu dengan bebas, Allah juga menghendaki supaya manusia tidak memakan buah dari pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat. Hal ini dapat kita ketahui melalui kata TETAPI. Artinya bahwa meskipun ada kebebasan tetap ada aturan mainnya. Selanjutnya dapat kita pahami bersama bahwa ketika manusia tidak taat dengan perintah Tuhan maka muncullah ketetapan Allah bahwa manusia pasti mengalami kematian.
Selain daripada itu manusia juga memiliki potensi yang juga dimiliki oleh Allah sebab manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. Free will dan potensi yang dimiliki manusia adalah baik. Adapun tujuan adanya free will dan potensi manusia itu adalah untuk melakukan hal-hal yang sesuai dengan standarnya Tuhan. namun demikian manusia tidak menggunakan free will itu sesuai dengan yang diharapkan Tuhan.

![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
God is Good
Free Will, Ability (Baik)
Melakukan hal-hal standar Allah
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
Buah
-3 -2 -1 0 1 2 3
Ketika manusia jatuh dalam dosa manusia masih dapat menggunakan kehendak bebas dan juga potensinya. Namun demikian tindakan itu hanya bersifat formil (Formil Free Will). Sehingga apapun yang dilakukan manusia tidak akan pernah mencapai titik positif walaupun itu adalah tindakan baik, namun kebaikan itu hanya bersandar pada diri manusia itu sendiri karena manusia sudah terpisah dari Tuhan (Yes. 59:1-2).
Lalu bagaimana supaya manusia itu dapat mencapai titik positif ? hanya melalui cara Allah sendiri di dalam dan melaui Yesus Kristus.
Apa yang sebenarnya diharapkan Tuhan atas hidup manusia ? kenapa Tuhan meletakkan satu pohon itu ditengah-tengah sehingga manusia memakannya dan setelah itu berdosa ? bukankah Tuhan itu Maha tahu (Omni science) ? tetntunya Dia tahu kalau manusia itu akan jatuh. Lalu kenapa tetap meletakkan pohon itu ?
Tuhan tidak pernah menghendaki manusia jatuh dalam dosa, hal ini dapat dilihat dalam (Kej.2:17). Manusia jatuh dalam dosa karena kehendaknya sendiri yaitu tidak mau taat kepada Tuhan. sebenarnya Tuhan mengharapkan kepatuhan sukarela dari manusia. Itu sebabnya Tuhan memberikan pilihan kepada manusia. Patuh bukan berarti tidak ada pilihan lain.
Tuhan tidak pernah memaksa manusia. Kehendak bebas yang Tuhan berikan kepada manusia haruslah digunakan untuk tunduk secara sukarela di bawah otoritas Tuhan.
Allah mengasihi manusia itu sebabnya Tuhan memberitahukan kepada manusia untuk tidak memakan buah yang dilarangnya itu.
Sampai di sini kita tidak menemukan bahwa Allah itu jahat. Kecuali ketika Allah tidak memberitahukan kepada manusia dan memberikan pilihan yang baik kepada manusia kemudian manusian memakan buah tentang pengetahuan yang baik dan jahat lalu menghukummya maka kita akan mengetahui bahwa Tuhan itu jahat. TETAPI kenyataannya tidak demikian. ALLAH ITU SANGAT BAIK.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar