Jumat, 30 Oktober 2020

Apa Tujuan Hidupmu ??

Mencari Tujuan Hidup | Bengkulutoday - Terkini dan Aktual


MANUSIA DICIPTAKAN MENURUT GAMBAR DAN RUPA ALLAH

Dalam kejadian 1:26-28 menunjukkan bahwa manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. Itu sebabnya manusia bukanlah makhluk yang berasal dari seusatu yang rendah kemudian menjadi sempurna seperti halnya teori evolusi – Charles Drwin.

Diciptakan menurut gambar dan rupa Allah bukan berarti manusia memiliki wajah yang sama seperti Allah. Gambar dan rupa Allah lebih menunjuk atau identik pada potensi dan karakter yang ada pada Allah.

Dalam hal ini jangan sampai beranggapan bahwa manusia itu adalah Allah. Meskipun manusia dicipta menurut gambar dan rupa Allah dan memiliki atribt-atribut yang ada pada Allah tetapi perlu kita ketahui bahwa ada dua hal mengenai atribut yaitu, 1) atribut yang dikomunikasikan dan, 2) atribut yang tidak dikomunikasikan. Hal ini akan dibahas dalam materi selanjutnya.

 

MANUSIA ADALAH CIPTAAN YANG ISTIMEWA

Jadi manusia diciptakan oleh Allah secara istimewa sebab manusia berbeda dengan makhluk hidup yang lainnya. Malahan manusia diberikan wewenang untuk berkuasa atas segala ciptaan Allah yang lainnya (Kej.1:28). Berkuasahdr yang dimaksud merujuk pada bagaimana manusia harus mengelola atau merawat segala sesuatu yang telah disediakan oleh Allah.

Allah telah merancang setiap bagian yang ada di dalam diri manusia secara istimewa. Bahkan Allah telah merancang manusia sebelum dunia ini dijadikan (Yer.1:5), dan Allah tidak pernah merancang manusia untuk sesuatu hal yang buruk meskipun ada banyak orang mengatakan kepada sesamanya bahwa ada yang memiliki tubuh yang kurang sempurna (cacat).

Apakah orang yang cacat itu menunjukkan pada kegagalan Allah dalam menciptakan manusia ? tidak. Perlu diingat bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini tidak pernah terjadi secara kebetulan melainkan ada maksud dan tujuan tertentu. Demikianlah yang dikatakan oleh Albert Enstein bahwa Allah bukanlah seperti halnya manusia yang bermain dadu dalam menentukan atau menetapkan sesuatu. Dengan kata lain tidak ada kepastian.

Allah tidak pernah merancang manusia secara asal-asalan. Jika kita perhatikan dengan seksama, kita akan mengetahui bahwa ada banyak orang yang sering disebut sebagai orang yang kurang sempurna (cacat) telah dipakai Tuhan secara luar biasa.

MANUSIA MEMILIKI TUJUAN HIDUP

Eksistensi manusia memiliki tujuan. Karena Allah yang meciptakan manusia maka tujuan ini tidak bisa ditemukan di dalam diri manusia itu sendiri. Allah telah menciptakan manusia menurut gambar Allah yang sejati dan kondisi manusia pertama kali diciptakan adalah berpusat pada Allah bukan dirinya sendiri.

Teapi setelah manusia pertama (Adam) berdosa maka semuanya berubah. Manusia tidak lagi berpusat pada Allah tetapi kepada manusia. Manusia memikirkan dirinya sendiri dan ingin memiliki keagungan itu dan menikmati dirinya sendiri.

 

TUJUAN HIDUP MANUSIA YANG UTAMA

1.  MEMULIAKAN ALLAH

·      1 Corinthians 10:31 1 Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.

·      Revelation 4:11 - 5:1 11 "Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan."

 

2.  MENIKMATI ALLAH

·      Psalm 73:25-26 25 Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi.  26 Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya.

 

MEMULIAKAN ALLAH DAN MENIKMATI-NYA

Memuliakan Allah bukan berarti menjadikan Allah mulia. Allah memang sudah mulia dan tidak ada makhluk satupun yang dapat menjadikan Allah mulia.

Memuliakan Allah berarti mencerminkan kemuliaan Allah (Mzm.19:2). Dunia ciptaan Allah yang indah bagaikan sebuah cermin. Dantujuan dari keberadaan ini adalah untuk menyatakan kemuliaan Allah.

Tetapi ada pengecualian untuk manusia. Sebab manusia diberikan hak istimewa untuk hal tersebut dan manusia melakukannya karena menginginkannya. Sebagaimana yang dilakukan Yesus ketika melayani Allah Bapa semasa Ia berada di dunia ini.

ITB John 17:4 “Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya.”

 

Yesus telah memuliakan Allah dan menikmati-Nya selamanya.

 

Tidak seorang pun yangmemuliakan Allah kecuali mereka yang sudah bertobat dan mengenal Yesus sebagai satu-satunya Tuhan dan Juruselamat. Jika demikian berarti keliru jika mengatakan bahwa tujuan utama hidup manusia adalah memuliakan Allah ? tidak.

Jika seseorang tidak ingin melayani Allah atau tidak rela untuk melayani Allah sebenarnya orang tersebut masih tunduk kepada Allah. Seperti yang dikatakan Paulus mengenai tukang periuk dalam (Rom.9:21-23).

 

Dengan kata lain, baik mereka yang binasa maupun yang tidak binasa adalah instrumen atau alat-alat Allah yang dengannya kemuliaan Allah dinyatakan. Khusus bagi orang yang binasa, Allah sendirilah yang membuat mereka memuliakan-Nya meskipun mereka tidak menikmatin-Nya.

Text Box: MAKSUD TUJUAN UTAMA MANUSIA

 

 

Adalah benar bahwa orang Kristen juga memiliki banyak tujuan lain (cita-cita, maksud, rencana), tetpi semuanya itu adalah rencana manusia untuk memenuhi tujuan hidupnya di dunia. Tujuan hidup manusia yang belum selaras dengan tujuan hidup yang Tuhan kekendaki harus segera diselaraskan.

 

Orang yang memberitakan Injil tidak bisa dengan pasti bahwa orang tersebut memuliakan Allah. Banyak orang mengabarkan Injil tetapi ajarannya salah dengan demikian orang tersebut tidak memuliakan Allah tetapi mendukakan hati Allah.

 

“Pandangan yang benar adalah jika seseorang berusaha untuk dapat memuliakan Allah, maka ia akan selalu berusaha dalam segala waktu dan aktivitas untuk melakukan hal-hal yang berkenan kepada Allah.”

 

Sebagai contohnya adalah; pekerjaan, rekreasi, makan, berjalan, melihat, berpikir, dll.

 

Jadi pemuridan Kristen yang tepat adalah memandangseluruh hidup inisebagai hidup yang harus dijalani dengan sadar bagi penghormatan keada Allah, sekaligus sebagai suatu semangat pelayanan bagi nama-Nya.

 

Sebagai penutup dari pembahasan ini sangat penting untuk melihat pada apa yang rasul Paulus sarankan kepada jemaat di Filipi.

 

ITB Colossians 3:23

“Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.”

 


 








Text Box: Manusia ciptaan yang Istimewa





  Mencari Tujuan Hidup | Bengkulutoday - Terkini dan Aktual

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Problem kematian Yesus di kayu salib

Diambil dari blog "Apologia Kristen" Analisis Historis atas Teori-teori Yesus Tidak Mati di Kayu Salib Fakta kematian Yesus memili...