1 Korintus 4:1-5
Menyatakan yang benar tidak sama dengan memposisikan diri sebagai yang paing benar
Jika kita perhatikan dalam kehidupan kita sehari-hari, seberapa seringkah kita berlaku cepat untuk menghakimi orang lain karena ketidaksukaan kita ?
penghakiman itu tidaklah salah namun menjadi salahnya jika penghakiman itu didasarkan atas ukuran kita sendiri itulah yang menjadi salah. sebagaimana yang dilakukan oleh beberapa jemaat di Korintus, mereka telah menghakimi Paulus (4:3) dan melupakan jasa-jasa Paulus yang telah berjuang untuk kota Korintus (4:7-13), mereka juga meragukan Paulus (9:1-3). Lebih dari itu mereka memilih Apolos dan Kefas untuk mereka ikuti.
Bagaimana respon Paulus ?
Paulus menegaskan posisinya sebagai Hamba Kristus dan meskipun Paulus milik jemaat yang melayani keselamatan jemaat namun jemaat tidak bisa serta merta memperlakukannya semau mereka sendiri tanpa dasar apapun. Oleh sebab itu Paulus di sini perlu untuk menegaskan bahwa dirinya adalah hamba Kristus dan banya Kristuslah yang menentukan Paulus benar atau tidak.
Hal tersebut juga dimaksudkan bahwa Apa yang dilakukan dan disampaikan bukan sekedar perkataan biasa yang muncul dari dirinya sendiri melainkan dari Hikmat Allah. itu sebabnya dia menekankan bahwa hamba Kristus harus dapat dipercaya (ay.2). di sisi lain Paulus menunjukkan kesungguhan dan ketaatannya dalam mematuhi apa yang dikehendaki oleh Allah untuk menyampaikan Injil yang adalah rahasia Allah yang dulu tidak disingkapkan namun sekarang telah dinyatakan melalui Yesus Kristus yang di Salib.
Hal ini bukan berarti Paulus memposisikan dirinya sebagai yang paling benar, hal ini dapat dimengerti melalui perkataannya bahwa:
1 Korintus 4:4 (BIMK) Saya tidak merasa bersalah dalam hal apa pun juga, tetapi itu bukan bukti bahwa saya memang tidak bersalah. Tuhan sendirilah yang menentukan saya bersalah atau tidak.
Paulus di sini sangat tegas dan di lain kata dia hendak mengatakan bahwa meskipun dirinya bersalah biarlah Tuhan yang menghakimi dan menghukumnya.
perkataannya bukan main-main. Dari sini kita tahu bahwa Paulus sangat bertangggung jawab dalam tugas pelayanannya untuk menyampaikan apa yang benar.
poin penting yang perlu kita perhatikan bahwa:
-Perlu bagi kita untuk melihat bagaimana cara kita menghakimi orang lain. jgn sampai kita menghakimi dengan di dasarkan atas ketidaksukaan kita sendiri tetapi hakimilah menurut ukuran Alkitab atau firman Tuhan.
-Perlu bagi kita untuk memahami bahwa kebenaran harus tetap ditegakkan dan jgn sampai kebenaran ditindas oleh ketidakbenaran/kefasikan. jangan biarkan kebenaran itu dihakimi oleh ketidakbenaran. sebab jika demikian dunia ini akan semakin kacau balau.
GBU..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar