1 Korintus 1:18-24
Jika ada dua Pilihan manakah yang harus kita Pilih ? percaya Yesus atau tidak ??
Pemberitaan Salib tentang Yesus merupakan suatu peristiwa yang unik dan peristiwa ini memiliki respon yang yang ber berbeda-beda. Setidaknya ada 3 respon yang menarik yang dapat kita mengerti pada bagian ini.
Pertama, Respon orang Yahudi. Paulus sebagai orang Yahudi sangat memahami seperti apa pandangan orang Yahudi mengenai Salib Kristus. Itu sebabnya Dia menyatakan bahwa berita salib merupakan batu sandungan bagi mereka. Sesuai dengan pemahaman orang Yahudi, Mesias adalah Raja yang besar yang akan memerintah Israel sebagaimana Daud membawa kemenangan bagi mereka dan kedatangan-Nya akan memberikan revolusi yang besar bagi kesejahteraan mereka baik secara ekonomi, politik maupun sosial.
Oleh sebab itu bagaimana mungkin Raja yang dipandang seperti itu dapat mengalami penderitaan yang berat sebagaimana yang Yesus alami dan tidak bisa membalas ketika dipukul, diludahi, dicacimaki, ditelanjangi bahkan disalibkan. Lebih lagi mereka memandang bahwa orang yang digantungkan pada sebuah tiang adalah orang yang terkutuk
(Ulangan 21:23) (TB) "maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk oleh Allah; janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu."
Melalui hal inilah orang-orang Yahudi menyimpulkan bahwa Yesus bukanlah Mesisas yang meraka nanti-nantikan dan hingga sampai saat ini bagi mereka yang percaya akan hal ini masih menanti-nantikan kedatangan sang Mesias itu di tembok ratapan. Oleh sebab itulah Paulus mengatakan bahwa berita Salib merupakan batu sandungan bagi mereka.
Kedua, Orang-orang bukan Yahudi secara khusus Romawi. Bagi orang-orang Romawi maupun yang lainnya - Salib merupakan peristiwa yang memalukan - Sebab Salib adalah tempat yang diperuntukkan untuk menghukum para penjahat kelas atas dengan tujuan mempermalukan mereka. Dengan demikian ketika disampaikan bahwa Yesus adalah Tuhan maka mereka akan menyangkal dengan alasan bahwa Tuhan tidak mungkin mati apalagi mati dengan cara yang keji seperti disalibkan. Itu sebabnya bagi mereka berita Salib adalah kebodohan semata yang merupakan berita terburuk yang pernah mereka dengar.
Ketiga, Bagi orang-orang Yahudi maupun non Yahudi yang percaya. Bagi orang percaya, Salib merupakan berita yang Paling penting sebab apa yang telah Allah janjikan mengenai keturunan perempuan telah digenapi melalui peristiwa Salib yang merujuk pada penebusan dosa umat manusia. kematian Yesus dikayu Salib merupakan satu-satunya korban Yang sempurna yang dilakukan satu kali untuk selama-salamanya untuk menebus dosa manusia (Ibrani 9:15-28),
Ayat 9:27-28 (TB)
27 Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,
28 demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.
Oleh sebab itu orang percaya (Kristen) tidak perlu lagi mempersembahkan korban hewan kepada Tuhan sebab semua yang dilakukan diperjanjian lama merupakan bayangan yang akan datang dan wujudnya adalah Kristus. tidak hanya berhenti pada kematiaan-Nya melainkan dilanjutkan dengan kebangkitan-Nya yang menunjukkan bahwa kuasa dosa/maut tidak lagi berkuasa atas-Nya dan atas orang-orang yang percaya kepadaNya. Lebih dari itu Ia memberikan jaminan keselamatan yang kekal bagi setiap yang percaya kepadaNya.
Dalam hal ini kita diperhadapkan dengan dua pilihan yang serius yang akan menentukan hidup kita kelak
" Jika Yesus bukan Tuhan maka sia-sialah kita yang percaya kepada-Nya dan pastilah kita binasa. Namun jika Yesus adalah benar-benar Tuhan maka binasalah orang-orang yang tidak percaya kepada-Nya dan berbahagialah kita yang percaya kepada-Nya sebab kita memiliki jaminan hidup yang kekal di Sorga bersama dengan-Nya."
Kita Orang Kristen meyakini bahwa Yesus adalah satu-satunya Tuhan dan Juru Selamat. sebab hanya Dialah satu-satunya yang memberikan kepastian akan jaminan keselamatan kepada manusia. Selain Dia tidak ada.
Jika kita bijaksana sudah seharusnya kita memilih untuk percaya kepada Yesus sebagai Jalan dan Kebenaran dan Hidup.
GBU.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar